Fakta Negara Miskin yang Seharusnya Bisa Kaya

Daftarnegaramiskin.com – Pada akhir tahun 2015, Global Finance Magazine merilis daftar negara paling kaya dan paling miskin di dunia. Daftar ini akan menunjukkan negara mana saja yang kuat secara finansial, dan sangat lemah hingga negaranya selalu dirundung masalah. Kelaparan, minimnya pendidikan, dan kesehatan adalah masalah utama yang membuat mereka semakin terpuruk.

Sebenarnya negara-negara ini sangat kaya akan sumber daya alam. Jika sumber daya alam itu dikelola dengan baik, negara ini bisa jadi kaya raya. Sayangnya negara ini tak bisa mengolah, atau dikuasai oleh pihak asing seperti Freeport yang menguasai tambang emas di Indonesia. Inilah negara miskin yang harusnya bisa jadi kaya.

1. Republik Kongo

Republik Kongo atau yang lebih gampang disebut dengan Kongo adalah negara yang paling miskin di dunia. Berdasarkan data dari Global Finance Magazine, negeri hanya memiliki GDP per kapita $754. Jumlah ini termasuk sangat rendah mengingat negeri lain seperti Qatar bisa menghasilkan GDP per kapita hingga $146.001 atau Singapura yang mencapai $84.821.

Republik Kongo sebenarnya memiliki cadangan tambang yang sangat banyak. Bila ditaksir nilainya bisa mencapai $24 triliun. Sumber kekayaan ini berupa cadangan tambang coltan dan juga kobalt yang termasuk tertinggi di dunia. Selain dua tambang utama di atas, Republik Kongo juga memiliki tambang emas, berlian, tembaga, dan minyak. Sayangnya pengolahan tambang ini tak bisa dilakukan dengan baik. Pertama karena tak banyak ahli di negeri ini, terkahir karena banyaknya konflik hingga daerah tambang tak bisa dimanfaatkan dengan baik.

2. Liberia

Pada tahun 2015 Liberia memiliki nilai GDP per kapita mencapai $934 saja. Akibat rendahnya GDP ini, Liberia harus rela berada di jajaran atas negara paling miskin di dunia. Padahal negeri ini memiliki banyak sekali sumber daya alam yang sangat berharga. Emas dan permata adalah produk unggulan yang sebenarnya bisa menyokong GDP Liberia secara keseluruhan, namun beberapa masalah seperti konflik menutup kemungkinan itu.

Pada tahun 1970-an Liberia mulai menambang emas secara masif hingga menyokong 25% GDP negara. Sayangnya konflik berkepanjangan membuat produksi nyaris mendekati nol. Selanjutnya sebanyak 155.000 karat berlian dicuri oleh para penambang asing dari negara tetangga. Akibatnya penduduk tak bisa menikmati kekayaan alamnya secara menyeluruh. Oh ya, di Liberia juga ditemukan barang tambang lain seperti besi, bauksit, beril, fosfat, pasir silika, nikel, seng, dan uranium.

3. Madagaskar

Madagaskar adalah sebuah negara miskin yang setiap tahun hanya memiliki sekitar $1.491 GDP per kapita. Jumlah itu masih kalah jauh dengan beberapa negara Afrika lain seperti Kamerun yang berada di angka $3.116 pada tahun 2015. Madagaskar adalah sebuah pulau yang lumayan terpencil namun menyimpan banyak sekali cadangan mineral dunia yang sebagian besar belum dieksplorasi.

Baca Juga : Beberapa Negara Ini Peringkat Satu untuk Hal yang Buruk

Pada awal 2000-an industri pertambangan di negeri ini mulai bangkit. Namun adanya kudeta tahun 2009 membuat usaha ini semakin anjlok. Madagaskar sebenarnya memiliki beberapa komoditas unggulan seperti titanium, emas, perak, besi, nikel, kobalt hingga batu mahal seperti rubi, safir, zamrud, akuamarin, beril, topaz, dan masih banyak lagi. Sayangnya pengolahan yang kurang baik membuat sumber daya alam melimpah ini tak termanfaatkan dengan baik.

4. Afganistan

Di kawasan Asia, Afganistan dikenal sebagai salah satu negara paling miskin. Terlebih lagi konflik di negeri ini seperti tidak ada habisnya. Pada tahun 2015 ini, Afganistan masuk jajaran negara termiskin lagi di dunia dengan GDP per kapita mencapai $2.051 saja. Rendahnya GDP negeri ini dipicu karena maraknya konflik dan pengolahan sumber daya alamnya yang tak dilakukan secara maksimal.

Sebenarnya Afganistan adalah negara yang kaya akan hasil tambang. Bahkan diperkirakan nilainya mencapai $1 triliun. Barang tambang yang paling menjanjikan di negeri ini berupa 60 miliar ton tembaga, 2,2 miliar ton emas, dan yang paling fantastis lagi adalah 1,4 miliar barang tambang langka seperti lanthanum, cerium, dan neodimium. Jika saja penambangan ini bisa dilakukan dengan maksimal, Afganistan tak akan seterpuruk seperti sekarang.

5. Nepal

Nepal adalah negara kecil yang terletak di dekat India dan Tibet. Pada tahu 2015 ini mereka hanya memiliki sekitar $2.516 GDP per kapita. Termasuk jumlah yang sangat rendah jika dibandingkan dengan India yang secara ekonomi sangat kuat. Nepal sebenarnya adalah negara tambang yang sangat kaya. Namun pengolahan yang buruk dan campur tangan asing membuat pemasukan negeri ini semakin menipis.

Nepal menghasilkan banyak sekali batuan berharga seperti rubi dan safir. Sayangnya orang lokal justru menambang dan menghancurkan lokasi itu dengan tidak bertanggung jawab. Selanjutnya ada garnet, akuamarin, dan kristal quartz. Untuk tambang metal, Nepal memiliki besi, tembaga, kobalt, emas, perak, dan uranium. Barang tambang ini sebagian besar masih tersimpan dan belum dieksplor dengan sangat baik.

Beberapa Negara Ini Peringkat Satu untuk Hal yang Buruk

Daftarnegaramiskin.com – Kali ini mari kita bahas mengenai daftar negara negara terburuk saat ini, yuk langsung aja kita bahas berikut ini. Membicarakan negara terburuk, berikut adalah daftar negara yang jawara soal hal hal yang kurang patut. Mulai dari penduduk penenggak alkohol terbanyak sampai kasus kanibalisme. Berikut ulasannya.

1. Chad, Negara Paling Memprihatinkan di Dunia

Dengan harapan hidup hanya 49 tahun, Chad resmi menjadi negara paling memprihatinkan di dunia. Kita yang tinggal di Indonesia mungkin bilang jika sehat harganya mahal, jika di Chad kamu akan bilang sangat sangat mahal. Hanya ada seorang dokter untuk 38 ribu orang, belum lagi masalah malnutrisi yang sudah masuk kategori memprihatinkan. Tak hanya itu, HIV juga momok bagi Chad. Sekitar 3,4 persen penduduknya menderita penyakit ini. HIV juga sudah merenggut 120 ribu orang dewasa di negara miskin tersebut.

Di Chad, air benar-benar sangat langka. Sangat sedikit ditemui tempat-tempat yang menyediakan sarana air bersih. Jika pun ada, penggunanya pun tak karuan banyaknya. Tidak cukup dengan ini, Chad juga cukup sering terlibat konflik dengan negara tetangga. Seperti baru-baru ini ketika mereka bentrok dengan Sudan dan sempat pula bersinggungan dengan Libya ketika negara itu dipimpin Muamar Khaddafi.

2. Belarus, Negara Dengan Konsumsi Alkohol Terbanyak

Penasaran ingin tahu rasanya tinggal di negara yang isinya tukang mabuk semua? Silahkan mampir ke Belarus. Ya, tetangga Rusia ini diklaim sebagai negara dengan konsumsi alkohol paling banyak di dunia. Berdasarkan data dari WHO, rata-rata konsumsi alkohol penduduk Belarus adalah 17,5 liter. Jumlah ini beberapa kali lipat dari rata-rata konsumsi alkohol tingkat global, yakni 6,2 liter.

Jika jumlah ini tidak begitu mengejutkanmu, rata-rata pria di sana mengonsumsi alkohol hingga 27,5 liter per tahunnya! Sehingga dari semua data statistik ini disimpulkan jika 46,6 persen warga Belarus adalah pecandu alkohol. Persentase ini belum ditambah jumlah konsumsi bir dan juga whine sebanyak 22,5 persen.
Angka ini memang mengejutkan sekaligus memalukan. Sehingga pemerintah Belarus pun akhirnya mengupayakan agar bisa terjadi penurunan. Mulai dari kampanye program anti alkohol, memberikan hukuman lebih berat untuk kasus kriminal yang berhubungan dengan alkohol sampai melipatgandakan harga minuman ini tiap tahunnya.

3. Korea Selatan, Negara Konsumsi Operasi Plastik Terbanyak

Korea Selatan, negara ini meluncur begitu saja dari mulut kebanyakan orang ketika membahas tentang fenomena operasi plastik. Memang, Korsel adalah salah satu negara penyedia fasilitas ini. Bahkan penduduknya adalah penikmat operasi plastik terbanyak di muka Bumi. Tak hanya orang asli, banyak pula penduduk luar negeri yang memanfaatkan kepopuleran dokter bedah Korea Selatan untuk mencoba hal yang sama. Jika ditotal, tak kurang dari 7,5 juta orang yang pernah melakukan hal tersebut.

Tidak ada alasan pasti kenapa orang Korea Selatan gemar sekali melakukan hal ini. Namun ada pernyataan jika mereka melakukan hal ini agar lebih percaya diri dalam pergaulan sosial. Orang-orang Korsel sendiri katanya juga lumayan rasis, mereka melihat seseorang benar-benar hanya dari tampilannya saja.
Operasi plastik akhirnya jadi hal yang sangat biasa di Korea Selatan. Gadis-gadis muda pun akan dengan senang hati jika ditawari untuk melakukan hal tersebut. Bahkan mereka lebih memilih operasi plastik daripada gadget mahal. Fenomena ini belum terlihat akan berhenti apalagi menghilang. Uniknya, kalau dilihat sekilas orang-orang Korea Selatan ini hampir punya wajah yang sama satu sama lain setelah melakukan operasi.

Baca Juga : Biaya Hidup Termurah Di Beberapa Negara

4. Papua Nugini, Negara Dengan Kanibalisme Tertinggi

Sebelum abad 19, cukup sering terjadi kasus kanibalisme di dunia. Namun seiring dengan perkembangan peradaban, aktivitas ini mulai berhenti dilakukan hingga akhirnya hilang sama sekali. Meskipun begitu, ternyata masih ada lho praktik manusia makan manusia ini. Salah satunya akan kamu temukan di Papua Nugini yang juga merupakan negara dengan kasus kanibalisme terbanyak saat ini.

Tentunya bukan seperti yang ada di film di mana orang-orang di kota saling bunuh dan memakan satu sama lain. Kasus ini hanya terjadi pada komunitas terpencil di sana. Sebuah kelompok bernama Korowai diketahui masih tetap melestarikan hal mengerikan ini. Mereka biasa berburu penyihir yang disebut dengan istilah Khakhua dan kemudian disantap dagingnya ketika sudah mati.
Kembali ke tahun 50an, Papua Nugini juga pernah terkena sebuah wabah bernama Kuru yang telah menewaskan hingga 1000 orang pedalaman. Kuru sendiri diketahui sebagai penyakit yang disebabkan karena konsumsi otak manusia. Jadi, bisa disimpulkan beberapa suku di sana telah melakukan praktik ini dalam waktu yang cukup lama.

5. Bangladesh, Negara Dengan Kasus Human Trafficking Paling Banyak

Human trafficking adalah kejahatan kelas berat dan sangat bertentangan dengan wacana HAM. Hukumannya juga sangat tidak ringan untuk siapa pun yang melakukannya. Meskipun demikian, praktiknya masih marak, dan negara dengan kasus human trafficking terbanyak di dunia adalah Bangladesh.

Tiap tahunnya, sekitar 50 ribu wanita dan anak-anak Bangladesh dikirim ke luar negeri dengan iming-iming pekerjaan dan penghidupan yang lebih baik. Namun nyatanya jauh berbeda, mereka justru dijadikan pekerja kasar dan bahkan wanita penghibur. Untuk laki-lakinya juga sama, ada sekitar 10 ribu orang berangkat ke luar negeri tiap tahunnya dengan India sebagai salah satu tujuan utama. Sayangnya, nasib mereka pun tak lebih baik dari anak-anak maupun wanitanya.

Pemerintah sendiri bukannya tidak tahu tentang kasus miris ini. Namun mereka cenderung angkat tangan dan tidak peduli. Tercatat, antara tahun 1999 sampai 2004 hanya 53 kasus yang diangkat ke meja hijau dan hanya 21 di antaranya yang berhasil menyeret pelakunya ke jeruji besi.

Fakta Miris Negara Negara Termiskin di Dunia

Daftarnegaramiskin.com – Berikut akan kami berikan beberapa daftar dan fakta miris negara termiskin didunia. Daftar ini kami buat berdasarkan Gross Domestic Product (GDP) atau Produk Domestik Bruto (kalo nggak paham silahkan buka-buka buku pelajaran Ekonomi setingkat SMP) berdasarkan daya beli per kapita.

1. Liberia ($700)

Salah satu tempat yang paling “kotor” di muka bumi karena tidak adanya fasilitas dasar bagi kehidupan. Permasalahan sistem sanitasi yang mengerikan serta kurangnya makanan adalah sebuah kombinasi yang menyeluruh yang menghancurkan negara ini. Hukum di Liberia sangat semrawut, ekonominya mengalami kolaps. Negara ini menghadapi krisis pada skala yang lebih besar. Hampir setengah dari penduduknya bertahan hidup dengan uang kurang dari $1 per hari. Sangat menyedihkan.

Liberia sebenarnya hancur karena perang saudara yang melanda negara ini beberapa kali. Akibatnya, ribuan penduduknya menjadi pengungsi, dan harus hidup di bawah standar yang manusiawi. Pada tahun 2005, Liberia memiliki tingkat pengangguran sebesar 85%. Terburuk di dunia.

2. Burundi ($600)

Negara ini telah mengalami peperangan, korupsi, rendahnya pendidikan dan dampak HIV / AIDS. Burundi adalah sebuah negara yang sangat padat dan mengalami emigrasi besar-besaran. Menurut DHL Global Connectedness Index, Burundi adalah negara yang paling rendah tingkat globalisasinya di dunia. Penyebaran pandemi HIV/AIDS adalah penyakit yang umum di negeri ini.

Begitu miskinnya negara ini, sampai-sampai jika dibandingkan dengan Indonesia, pendapatan perkapita Burundi 400 kali lebih kecil daripada Indonesia! Negara ini pun memiliki konflik yang paling banyak dibandingkan dengan negara manapun di dunia.

3. Somalia ($600)

Jika kamu gak pernah habisin makanan yang ada piring kamu, maka ingatlah Somalia! Negara yang ‘terkenal’ dengan kelangkaan makanannya, Somalia dianggap sebagai contoh terburuk dari kelaparan yang disebabkan alam dan manusia. Bahkan kelaparan ini begitu buruknya sehingga menghancurkan keberadaan negara ini.

Selain wabah kelaparannya, Somalia juga terkenal di dunia dengan bajak laut mereka. Bahkan Somalia disebut sebagai negara yang paling berbahaya di dunia untuk ditinggali, bukan hanya karena kegiatan terorismenya, tetapi juga karena kondisi ekonomi.

Baca Juga : Beberapa Fakta Menakjubkan Benua Afrika yang Perlu Kamu Tahu

4. Zimbabwe ($600)

Zimbabwe tidak hanya dikenal untuk kemiskinan dan malnutrisi penduduknya, letak geografisnya yang tanpa laut atau kelangkaan pangannya, tetapi juga karena rusaknya hukum di negara ini. Begitu banyak pelanggaran terhadap hak-hak untuk tempat tinggal (alias rumah dan tanah kamu yang bisa diserobot orang seenaknya), kebebasan untuk bergerak dan tinggal, kebebasan berkumpul dan minimnya perlindungan hukum.

Negara ini sangat kaya dengan logam mulia, mineral dan sumber daya alam lainnya, tetapi kehidupan penduduknya sengsara. Terlepas dari kenyataan bahwa tanah negara memiliki kandungan berlian yang berlimpah, penduduknya hidup dalam ketakutan, pembunuhan, kelaparan, dan kesewenang-wenangan. Inflasi di negara ini melonjak hingga 2,2 juta % !
Selain AIDS, negara ini juga dilanda wabah Kolera. Korban berjatuhan karena pemerintah tidak mampu memberi fasilitas kesehatan yang layak. Bahkan rumah sakit di sana pada tutup, dan dokter serta petugas medisnya sampai pindah ke negara lain.

5. Kongo ($400)

Perang Kongo Kedua, yang dimulai pada tahun 1998, adalah perang yang sangat dahsyat dan dianggap sebagai ‘perang Dunia Afrika’, karena melibatkan sembilan negara Afrika dan dua puluh kelompok-kelompok bersenjata. Meskipun telah merdeka selama lebih dari 50 tahun, Kongo telah menghadapi serangkaian panjang konflik militer dan sosial tak berujung yang telah menghancurkan negara ini.

Selain itu, konflik menguasai kekayaan mineralnya yang berlimpah telah menyebabkan beberapa kekejaman paling kejam dan mengerikan yang pernah terjadi dalam sejarah umat manusia. Sumber mineral Kongo yang berlimpah, telah disedot untuk mendanai perang dan bagi keuntungan pribadi, sementara kebanyakan warganya hidup di bawah garis kemiskinan.

Seluruh negara yang ada di daftar ini adalah negara-negara yang berada di Afrika. Padahal benua Afrika adalah benua yang subur, kekayaan alam berlimpah, kekayaan mineralnya pun tak terhitung. Emas, berlian, dan segala jenis batu mulia adalah kekayaan Afrika yang tidak pernah menjadi milik mereka. Rupanya negara-negara Afrika sengaja dibuat miskin, dibuat kelaparan, dibuat penuh konflik, agar kekayaan alamnya habis dikuras oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Negara Miskin Togo

Daftarnegaramiskin.com – Togo terletak di Afrika Barat dan merupakan negara sub-Sahara kecil. Togo bersempadan dengan Teluk Benin di selatan, Ghana di barat, Benin di timur dan Burkina Faso di utara. Panjang pantai sepanjang 53 kilometer. Di bahagian utara negara ini, sebahagian besar savana dicirikan oleh savana lebat, berbeza dari bahagian tengah Togo.

Sebelah selatan Togo sebagian besar adalah hamparan besar yang mencapai bagian pesisir yang terdiri dari laguna dan rawa-rawa mempunyai sebuah penara yang terbentang sehingga dataran pantai yang mengandung banyak lagun dan tanah payau, sedangkan utaranya tergolong iklim padang rumput tropis. Luas daratannya adalah 21.927 mi2, dengan kepadatan sebesar 232 jiwa/mi2 penduduk purata sebanyak 253 orang per batu persegi (98/km²). Pada tahun 1914, negara ini menukarkan namanya daripada Togoland kepada Togo.

Penduduk
Populasi: 5,2 juta jiwa pada tahun 2005, terdiri dari 40 lebih suku etnis. Bahasa resmi adalah bahasa Perancis. Sekitar 70% penduduknya beragama fetisisme, 20% beragama Kristen, dan 10% lainnya menganut Islam. Harapan hidup masyarakat : 57 tahun (pria), 60 tahun (wanita) (Sumber:United Nations)

Ekonomi
Salah satu negara paling tidak maju di dunia yang diumumkan PBB. Ekonomi sub-Sahara Togo yang kecil ini amat bergantung kepada pertanian komersil serta pertanian masyarakat yang memberikan pekerjaan kepada 65% daripada tenaga buruhnya. Koko, kopi, dan kapas memberikan lebih kurang 30% daripada perolehan ekspor Togo. Togo adalah negara mampu dari segi bahan makanan, pertanian. Dalam sektor perindustrian, pelombongan fosfat merupakan kegiatannya yang paling penting walaupun ekonomi Togo sedikit terbelakang, akibat kejatuhan harga fosfat dunia serta persaingan asing yang meningkat.

Pendapatan negara kasar (PNK) per kapita ialah AS$380 (Bank Dunia, 2005).
Togo bertindak sebagai sebuah pusat komersil dan perdagangan wilayah. Usaha kerajaan selama sedekade yang dibantu oleh Bank Dunia dan IMF untuk melaksanakan langkah-langkah reformasi ekonomi, menggalakkan investasi asing, dan menyebabkan hasil negara pendapatan dengan perbelanjaan sedikit berimbang.

Baca juga : Negara Termiskin Komoro

Pergolakan politik, termasuk pemogokan dalam sektor pertanian, industri dan swasta pada sepanjang tahun 1992 dan 1993 telah menjelaskan reformasi, menyusutkan pendapatan, serta mengganggu kegiatan-kegiatan ekonomi yang penting. Penurunan nilai mata uang pada 12 Januari 1994 sebanyak 50% memberikan dorongan yang penting pada sektor usaha baru. Usaha-usaha itu dimudahkan oleh keahlian pemilikan pada tahun 1994 dan pengembalian kepada para politik yang terang-terangan. Kemajuan negara ini bergantung kepada keterbukaan operasi-operasi kewangan pemerintah (untuk memberi kebebasan sosial yang lebih banyak) dan mungkin pembatasan rejim itu telah memperbaiki keadaan. Kekurangan bantuan, bersama-sama dengan harga bahan makanan yang murah, mengakibatkan penurunan Anggaran Pendapatan sebanyak 1% pada tahun 1998, dan pertumbuhan yang berangsur membaik pada tahun 1999.

Pemerintahan
Faure Gnassingbe secara resmi di lantik Senin setelah kematian ayahnya walaupun ditengah-tengah maraknya protes yang dilemparkan Perancis, mantan negara penjajah Togo dan sebagian besar dari negara-negara Afrika dengan mengatakan hal itu sebagai sesuatu tindakan yang inkonstitusional. Pihak oposisi mengatakan “Togo ibarat negara yang sudah mati” dan menyerukan agar seluruh lapisan masyarakat tetap berada dirumah sebagai pertanda dari penolakan mereka atas perubahan kekuasaan yang mereka anggap sebagai “kudeta militer”. Togo berusaha meredam hujan kritik setelah sebelum menunjuk presiden baru, melakukan sejumlah perubahan pada undang-undang dasarnya untuk memuluskan suksesi bagi Faure Gnassingbe.

Negara Termiskin Komoro

Daftarnegaramiskin.com – Comoros terletak di hujung utara Saluran Mozambique, antara Madagascar dan Mozambique. Secara rasmi, keadaan Komoro terdiri dari empat pulau di gunung berapi Komoro, yaitu: Mayotte, Great Comoros, Anjouan dan Moheli, serta banyak pulau kecil. Ibukota adalah Moroni, yang terletak di pulau Great Comoros. Seluruh kepulauan Komoro adalah jajahan Perancis hingga tahun 1975, ketika referendum untuk kemerdekaan diumumkan oleh Perancis pada tahun 1974. Hasil referendum menunjukkan bahwa tiga dari empat Komoros utama: Great Comoros, Anjouan dan Moheli memilih untuk membebaskan diri mereka dan membentuk Komoro.

Geografis Negara Komoro
Luas wilayah 1.862 km2. Terdiri dari tiga pulau vulkanik yang terletak di antara Madagaskar dan Mozambik. Semuanya itu berpenduduk padat dan miskin akan sumber daya. Berdasarkan referendum, pada tahun 2009 wilayah Mayotte secara resmi bergabung dengan Prancis meskipun masih diklaim oleh Komoro sebagai wilayahnya.

Ekonomi Komoro
Komoro Sebagai negara terbelakang, miskin, dan kelebihan penduduk, Komoro merupakan salah satu negara termiskin di Afrika. Komoditas ekspor utama negara ini adalah parfum dan bahan rempah (vanila dan cengkeh), yang mengikuti harga pasar yang fluktuatif. Meskipun sebagian besar penduduknya bekerja di sektor pertanian, Komoro masih sangat bergantung pada bantuan pangan dan impor beras. Tingkat emigrasi tinggi karena alasan ekonomi, dan negara ini masih sangat bergantung pada kiriman uang dari orang-orang Komoro yang tinggal di luar negeri.

Baca juga : Negara Miskin Managaskar

Politik
Komoro Sebelum dibentuk sebagai negara demokratik multipartai, Komoro menjadi negara satu partai sampai pada tahun 1990. Telah terjadi lebih dari 20 kali kudeta dan usaha kudeta sejak negara ini merdeka. Sebagian pergolakan itu melibatkan tentara bayaran dan campur tangan pasukan militer Prancis. Dua pulau yang lebih kecil, yakni Moheli dan Anjouan, terus-menerus mengobarkan provokasi untuk mendapatkan hak otonomi dan kemerdekaan. Konstitusi yang baru pada tahun 2001 menjamin setiap pulau mempunyai hak otonomi yang lebih besar. Akan tetapi, hal itu tidak mengurangi pemberontakan, upaya-upaya untuk memisahkan diri dari Komoro, dan intervensi lebih lanjut dari Uni Afrika.

Negara Miskin Managaskar

Daftarnegaramiskin.com – Madagaskar adalah salah satu negara termiskin di dunia. Ekonomi Madagaskar sangat bergantung pada pertanian, pertambangan, perikanan, dan produksi pakaian. Salah satu produk Madagaskar yang paling terkenal adalah vanila, yang berasal dari anggrek dan digunakan sebagai makanan penyedap. Rempah-rempah vanilla membutuhkan waktu minimal dua tahun untuk tumbuh sampai mereka memiliki nilai jual yang cukup mahal.

Meskipun harga jual vanilla relatif mahal, namun Malagasy hanya menghasilkan sekitar $1 US per hari, dan 70% Malagasy hidup di bawah garis kemiskinan. Hampir setengah dari anak-anak Madagaskar di bawah umur 5 tahun mengalami kekurangan gizi.

Mengapa Madagaskar sangat miskin? Ada beberapa alasan. Sewaktu di bawah kepemimpinan diktator, Didier Ratsiraka, pemerintah korupsi dan mencuri banyak uang bantuan dari negara-negara lain. Kolonialisme ekonomi oleh bangsa Perancis menyebabkan ekonomi sangat bergantung pada perambahan sumber daya alam (penebangan kayu, pertambangan, dan penangkapan ikan) yang seringkali tidak memberikan pertumbuhan ekonomi jangka panjang oleh karena kehabisan sumber daya alam.

Baca juga : Biografi Negara Mozambik

Kurangnya infrastruktur, terutama jalan raya, menyebabkan para petani kesulitan membawa hasil pertanian mereka ke pasar, dan kondisi geografi Madagaskar yang terisolasi di dunia mengakibatkan mahalnya ongkos perdagangan.

Semua produk Madagaskar yang akan dijual atau kebutuhan yang akan dibeli ke dan dari negara lain harus diangkut menggunakan pesawat atau kapal. Sistem pendidikan yang lemah menyulitkan kaum muda Malagasy mendapatkan pekerjaan di luar sektor pertanian dan sangat sedikit penduduk Madagaskar yang memiliki akses teknologi atau internet. Pada akhirnya, kerusakan lingkungan mengurangi kemampuan para petani Madagaskar untuk menghasilkan makanan dalam jumlah banyak. Faktor-faktor ini menyebabkan kemiskinan Madagaskar.

Namun, tidak seluruh sektor ekonomi mengalami kegagalan. Pada tahun 2005 Madagaskar menemukan sumber cadangan minyak bumi dalam jumlah besar. Minyak bumi inilah yang mungkin akan menjadi masa depan perekonomian Madagaskar disertai pertambangan batu permata (di Madagaskar terdapat banyak batu safir), dan kepariwisataan. Bidang kepariwisataan alam, yaitu suatu bentuk kepariwisataan yang meminimalkan perusakan lingkungan, diharapkan dapat membantu perekonomian Madagaskar sambil melindungi wilayah alamiah dan kehidupan margasatwanya.

Biografi Negara Mozambik

Daftarnegaramiskin.com – Mozambik adalah negara yang terletak di bagian tenggara benua Afrika. Negara yang secara astronomi antara 10 ° -27 ° LS dan 30 ° -41 ° berbatasan dengan Tanzania di utara, berbatasan dengan Malawi dan Zambia di barat laut, berbatasan dengan Zimbabwe di barat dan berbatasan dengan Afrika Selatan dan Swaziland di barat daya . Di sebelah timur Mozambik adalah Samudra Hindia dan berbatasan dengan Madagaskar. Ibukota Mozambik adalah kota Maputo.

Sejarah Negara Mozambik

Dalam sejarahnya, Mozambik merupakan Negara jajahan Portugis sejak tahun 1505 selama 4 abad. Mozambik memperoleh kemerdekaan pada tahun 1975 dari Portugis dan mendeklarasikan negaranya ini sebagai Negara Republik Rakyat Mozambik yang dikuasai oleh rezim komunis. Dua tahun setelah kemerdekaannya, Mozambik dihadapkan dengan perang saudara yang berkepanjangan sehingga menghambat perkembangan Negaranya hingga pertengahan tahun 1990. Pada tahun 1990 ini, Mozambik secara resmi meninggalkan komunisme dan membentuk konstitusi baru yang memperbolehkan adanya pemilihan multipartai dan ekonomi pasar bebas.

Setelah meninggalkan komunisme, Mozambik menggantikan nama negaranya menjadi Republik Mozambik (Republic of Mozambique) dengan sistem pemerintahan Republik Presidensil yaitu sistem pemerintahan yang kepala Negara dan kepala pemerintahannya adalah Presiden. Presiden Mozambik dipilih langsung dalam pemilihan Presiden untuk masa jabatan 5 tahun.

Baca juga : Kehidupan Menyedihkan Di Negara Malawi

Luas wilayah Mozambik adalah sebesar 799.380 km2 dengan jumlah penduduk sebanyak 27.233.789 jiwa (estimasi Juli 2018). Mayoritas etnisnya adalah etnis Afrika yang beragama Katolik Roma, Kristen dan Islam. Pertumbuhan penduduk di Negara yang bahasa resminya adalah bahasa Portugis ini sekitar 2,46%.

Perekonomian Negara Mozambik

Di bidang perekonomian, Mozambik merupakan salah satu Negara terbelakang dan miskin di dunia dengan Pendapatan perkapitanya hanya sekitar US$1.300,- (2017) sedangkan Pendapatan Domestik Bruto atau PDB Mozambik adalah sekitar US$37,09 miliar. Mozambik pernah menikmati pertumbuhan ekonomi yang tinggi pada tahun 2010 hingga tahun 2015 dengan pertumbuhannya sekitar 6% ~ 8% dan merupakan salah satu negara yang memiliki kinerja ekonomi terkuat di benua Afrika. Namun pertumbuhan ekonominya melambat pada tahun 2016~2017 karena beban hutang luar negeri, peningkatan inflasi dan depresiasi mata uang. Industri-industri yang menjadi tulang punggung perekonomian Mozambik adalah Aluminium, produk-produk minyak, kimia, tekstil, semen, rokok, gelas serta industri makanan dan minuman.

Di hubungan luar negeri, Mozambik bergabung menjadi anggota PBB pada tanggal 16 September 1975 dan juga sebagai negara anggota lembaga-lembaga internasional yang berada di bawah PBB. Mozambik juga merupakan Negara anggota Uni Afrika (AU) dan Organisasi Kerjasama Islam (OKI).

Kehidupan Menyedihkan Di Negara Malawi

Daftarnegaramiskin.com – Dapat dikatakan bahwa Indonesia sedih jika dilihat dari potret kemiskinannya, tetapi lebih beruntung dibandingkan dengan Malawi. Jadi, apa potret kehidupan menyedihkan di negara tetangga Tanzania ini? Kali ini Daftarnegaramiskin.com akan membahas ulasan lengkapnya dibawah ini.

Rata-Rata Penduduk Malawi Hidup dengan Rp 13 ribu per Hari

Rata-rata pendapatan adalah salah satu indeks penting untuk mengukur kaya atau tidaknya sebuah negara. Malawi dalam hal ini memang adalah yang paling rendah. Menurut data yang ada, penduduk di sana berpenghasilan di bawah $ 1 per hari, atau sekitar Rp 13 ribu. Secara logis, tentu hidup dengan jumlah uang sebanyak itu adalah hal yang mustahil. Jangankan menutupi kebutuhan sehari, untuk makan saja mungkin hanya cukup untuk satu kali. Lalu bagaimana dengan anak dan istri serta kebutuhan penting lain? Dari sini bisa dibayangkan kalau kehidupan orang-orang Malawi sangatlah berat.

Masyarakat yang Hanya Bergantung Pada Subsidi

Hanya berpendapatan sebanyak itu, lalu bagaimana penduduk Malawi menjalani hidup? Tentu saja dari bantuan-bantuan. Dan soal ini, pemerintahlah pahlawan di balik kedukaan masyarakat Malawi. Ya, pemerintah begitu sering memberikan subsidi untuk apa pun. Mulai dari pangan, air, serta lain sebagainya. Anggaran untuk subsidi di sana sangat besar. Alhasil, ini memengaruhi perekonomian Malawi secara keseluruhan. Hal ini masuk akal karena biaya untuk bidang produktif sangat sedikit. Sehingga yang terjadi kemudian adalah hutang dan hutang. Bantuan kepada masyarakat Malawi sendiri tak hanya datang dari pemerintah, tapi juga presiden. Pernah suatu ketika presiden Malawi menjual pesawat kenegaraan hanya untuk memberi makan masyarakatnya. Mengorbankan hal penting untuk sesuatu yang akan habis dalam sekejap.

Baca juga : Nigeria Penduduk Miskin Terbanyak Di Dunia

Menjual Air Kencing untuk Bertahan Hidup

Bagi kita air kencing mungkin barang menjijikkan dan sumber penyakit, tapi bagi masyarakat Malawi zat buang manusia ini justru bernilai sebaliknya. Ya, kencing di sana bisa membuat masyarakat sana mendapatkan sedikit uang. Jadi, di sana ada sebuah program yang disebut Urine for Wealth yang menampung air-air kencing untuk ditukar dengan sejumlah uang. Masyarakat Malawi sangat berbahagia dengan ini. Pasalnya, kapan lagi mereka bisa mendapatkan uang dengan cara menjual sesuatu yang seperti itu. Soal penggunaan, diketahui, air kencing tersebut bakal dipakai untuk pupuk tanaman meskipun. Sayangnya, mekanismenya belum begitu jelas.

Kerap Dilanda Bencana Besar dan HIV

Tak hanya hidup dalam nestapa kemiskinan, masyarakat Malawi juga kerap mengalami bencana alam. Dalam sejarah negara itu, tercatat beberapa kali ada banjir besar melanda. Seperti di awal tahun 2015 lalu ketika sebuah banjir dengan ganasnya menghancurkan perkampungan warga. Sekitar setengah juta orang kehilangan rumah dan hampir 64 ribu hektar tanaman rusak. Kejadian ini mempengaruhi perekonomian Malawi secara drastis. Tak hanya rawan bencana, negara ini juga menjadi sarang HIV. Sudah ada begitu banyak orang yang meninggal gara-gara virus ganas itu dan diperkirakan akan banyak lagi yang menyusul. Sebenarnya sudah ada beberapa program pemerintah untuk mengurangi HIV ini, namun tak ada satu pun yang benar-benar sesuai dengan harapan. Malawi sendiri cukup lama mengalami kondisi miris seperti ini. Dan banyak ahli yang meramalkan kalau negara ini bakal tetap begitu sampai ada perubahan signifikan yang dilakukan di sana. Dan melihat fakta-fakta di atas, sepertinya kita harus bersyukur sekali tinggal di Indonesia. Meskipun belum makmur seperti Qatar, setidaknya kita tidak mengalami nestapa seperti masyarakat Malawi.

Nigeria Penduduk Miskin Terbanyak Di Dunia

Daftarnegaramiskin.com – Pada awal tahun depan, Nigeria akan menggantikan India di negara itu dengan jumlah orang miskin terbesar di dunia, menurut perkiraan dari badan World Poverty Watch. Pada bulan Februari 2018, Nigeria akan memiliki hingga 83 juta orang yang hidup di bawah garis kemiskinan, dibandingkan dengan 82 juta tahun ini. Sementara jumlah orang dalam kemiskinan ekstrem di India akan turun dari 88,4 juta menjadi 82,3 juta, menurut perhitungan LSM World Data Lab.

Mereka menggunakan data dari pemerintahan negara masing-masing, lembaga pembangunan dan institusi finansial global, menurut situs worldpoverty.io. Setiap menitnya, 5,7 orang di Nigeria jatuh dalam kondisi kemiskinan ekstrem. Situasi itu menurut mereka karena perkembangan populasi yang pesat melebihi perkembangan ekonomi. Nigeria memiliki populasi 193 juta penduduk, dan tumbuh dengan kecepatan 2,63 persen per tahun, menurut data PBB. Bank Dunia memprediksi perkembangan ekonomi sebesar 1,2 persen per tahun saja. Nigeri baru-baru ini berhasil membenahi diri setelah menghadapi resesi terburuk yang pernah mereka alami dalam dua dekade terakhir.

Baca juga : Negara Miskin Liberia

Menghapus kemiskinan ekstrem adalah sasaran pertama program Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) PBB. Para ahli mengatakan banyak negara tidak akan berhasil dalam pencapaian itu pada tenggat waktu 2030, khususnya di benua Afrika. PBB mengkategorikan siapapun yang hidup bermodalkan kurang dari USD 1,90 hari sebagai miskin ekstrem.
Perhitungan World Poverty Clock menunjukkan penduduk Asia khususnya mulai berangsur-angsur keluar dari situasi kemiskinan ekstrem.

Pemerintah harus bekerja keras
Seorang ahli investasi di Nigeria, Wale Olusi, mengatakan kabar ini menunjukkan India sudah mengambil langkah-langkah guna memperbaiki kemakmuran penduduk mereka, dan Nigeria harus bekerja keras.

“India melakukan reformasi besar-besaran untuk mencabut gelar yang tidak diinginkan itu. Itu berarti Nigeria belum melakukan cukup banyak untuk membantu warganya keluar dari kemiskinan,” kata dia kepada Anadolu Agency.
Olusi mengatakan ekonomi India tumbuh 6 persen per tahun, sedangkan Nigeria mengalami krisis ekonomi karena anjloknya harga minyak.

Negara Miskin Liberia

Daftarnegaramiskin.com – Republik Liberia adalah negara di pantai barat Afrika yang berbatasan dengan Sierra Leone, Guinea, dan Pantai Gading. Liberia baru-baru ini dilanda dua perang saudara (1989-1996 dan 1999-2003) yang mengakibatkan ratusan ribu penduduk menggusur dan menghancurkan ekonomi Liberia.

Bersamaan dengan Ethiopia, Liberia adalah salah satu dari dua negara modern di Sub-Sahara Afrika tanpa berakar di kolonisasi Eropa Afrika. Berawal pada tahun 1820, wilayah itu dijajah oleh orang kulit hitam dari Amerika Serikat, sebagian besar dari mereka dibebaskan dari seorang budak. Imigran ini mendirikan negara baru dengan bantuan dari Masyarakat Kolonisasi Amerika, sebuah organisasi swasta yang percaya bahwa bekas budak akan memiliki kebebasan yang lebih besar dan kesetaraan di Afrika. Tawanan Afrika dibebaskan dari kapal budak namun bukan dikirim ke negara asal mereka. Pada tahun 1847, berdirilah sebuah negara bernama Republik Liberia, serta mendirikan sebuah pemerintahan dengan meniru pemerintahan dari Amerika Serikat dengan beribukota di Monrovia setelah James Monroe, presiden kelima Amerika Serikat dan seorang pendukung terkemuka dari kolonisasi. Para kolonis, yang dikenal sebagai Americo-Liberia, memimpin sektor politik dan ekonomi negara.

Baca Juga : Negara Burundi

Negara ini mulai modern pada tahun 1940-an menyusul investasi dari Amerika Serikat selama Perang Dunia II dan liberalisasi ekonomi di bawah Presiden William Tubman. Liberia adalah anggota pendiri PBB dan Organisasi Persatuan Afrika. Sebuah kudeta militer menggulingkan kepemimpinan Americo-Liberia pada tahun 1980, menandai awal ketidakstabilan politik dan ekonomi dan terjadi dua kali perang sipil berturut-turut yang menewaskan sekitar 250.000 orang dan menghancurkan perekonomian negara. Sebuah perjanjian damai pada tahun 2003 menyebabkan pemilu yang demokratis pada tahun 2005. Hari ini, Liberia sedang memulihkan diri dari perang saudara dan pergolakan ekonominya mereka, tetapi sekitar 85% dari penduduk hidup di bawah garis kemiskinan internasional.

Ekonomi
Liberia memiliki pengairan yang baik; sumber daya alam yang melimpah berupa karet, bijih besi, berlian, kayu, dan lainnya. Sumber pemasukan terbesar kedua berasal dari pendaftaran kapal-kapal maritim [Liberia menerima pendaftaran kapal-kapal dari negara mana saja dan mengizinkan bendera negaranya dipakai oleh kapal yang bersangkutan. Negara itu harus membayar sejumlah uang pendaftaran/uang keanggotaan kepada Liberia melalui konsulat-konsulatnya]. Negara ini menjadi miskin karena korupsi yang dilakukan elit pemerintahan selama puluhan tahun (hingga tahun 1980) dan terjadinya perang saudara serta kekacauan (1989-2003).

Sebagian besar modal, sistem transportasi jalan, dan bangunan sudah hancur, sebagian besar lahan pertanian juga kembali menjadi hutan. Investasi asing dan bantuan luar negeri digunakan untuk membangun kembali perekonomian yang porak-poranda. Namun, besarnya utang dan hancurnya infrastruktur memperlambat proses pemulihan, sekalipun negara ini dapat memiliki pemerintah yang jujur. Kemiskinan merajalela; tingkat pengangguran mencapai 75% dan mayoritas penduduk bertahan hidup dengan pendapatan kurang dari 1 dolar Amerika/hari.