Beberapa Fakta Mengagumkan Madagaskar

Daftarnegaramiskin.com – Begitu mendengar kata Madagaskar pikiran kita pasti tertuju pada film Madagascar yang sangat terkenal itu. Terlepas dari kelucuan film yang berseting di hutan Madagaskar, negara itu sebenarnya punya keterkaitan dengan Indonesia. Bisa dibilang, Madagaskar adalah salah bagian wilayah Nusantara yang letaknya sangat jauh berseberang lautan.

Barangkali Anda akan bertanya: kok, bisa Madagaskar yang jauh di seberang lautan, bahkan di dekat Afrika bisa memiliki kemiripan? Lantas apa yang menyebabkan kemiripan itu bisa bertahan bahkan hingga sekarang? Yuk, mari kita bahas bersama sama fakta dari Madagaskar yang bisa membuat Anda semakin penasaran dan ingin mengunjunginya.

1. Nenek Moyang Orang Madagaskar dari Nusantara

Dari beberapa penelitian yang telah dilakukan, ada dugaan bahwa nenek moyang orang Madagaskar berasal dari Nusantara. Para leluhur yang berasal dari Indonesia ini datang sekitar abad ke-8 dan ke-9 saat melakukan ekspedisi pelayaran dan juga perdagangan. Akhirnya karena beberapa masalah atau memang ingin tinggal di sana, kebudayaan asli Nusantara berkembang di sana.

Budaya itu akhirnya berkembang dengan pesat hingga membentuk komunitas yang sangat besar. Saat ini beberapa hal yang “Nusantara banget” banyak ditemukan di Madagaskar. Sebut saja arsitek bangunan seperti kuburan Rova di Antananarivo yang mirip sekali dengan arsitek bangunan di keraton-keraton di Yogyakarta.

2. Bahasa Punya Kemiripan dengan Bahasa Nusantara

Bahasa nasional yang ada di Madagaskar adalah Malagasy dan juga Prancis. Namun, bahasa yang kerap digunakan oleh penduduk lokal adalah Malagasy. Secara susunan kata dan tata bahasa. Bahasa Malagasy mirip sekali dengan bahasa yang ada di kawasan Kalimantan. Akar dari Bahasa Malagasy adalah bahasa di Barito Timur yang banyak dipakai oleh suku Dayak.

Setelah mengalami perubahan karena lokasi, kebudayaan lokal, dan mungkin adanya kolonialisasi Prancis. Bahasa yang mirip sekali itu bertransformasi menjadi bahasa baru. Oh ya, beberapa kata dari Bahasa Malagasy sangat mirip dengan yang ada di Nusantara atau Indonesia di era modern. Misal untuk menyebut angkat tiga mereka menggunakan kata telo Atau angkat tujuh dengan pito.

Baca Juga : Fakta Ironis Burundi

3. Kisah Pelaut Sriwijaya dan Pelaut Medang

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya. Pada abad ke-8 hingga ke-9 banyak sekali pelaut dari Nusantara yang datang ke sana. Di masa itu, Nusantara hanya memiliki dua kerajaan besar yang hebat dalam hal kemaritiman. Kerajaan ini adalah Sriwijaya yang ada di daerah Sumatra dan yang kedua adalah Kerajaan Medang yang ada di Pulau Jawa.

Kerajaan Sriwijaya dan Kerajaan Medang melakukan perdagangan hingga sampai daratan Afrika. Setelah melakukan perdagangan di sana, ada beberapa orang yang akhirnya tinggal dan menetap di Madagaskar hingga akhirnya beranak-pinak menjadi banyak. Saat Nusantara mulai didatangi oleh orang dari Eropa, tradisi berlayar ke Afrika ini lambat laun menurun hingga habis sama sekali.

4. Pulau Kecil dengan Keanekaragaman Hayati Tinggi

Setelah membahas Madagaskar dari sisi yang berhubungan dengan Nusantara. Mari berpindah ke hal hebat lain dari Madagaskar. Hal hebat itu adalah masalah flora dan fauna di Madagaskar yang sangat kaya. Bahkan sampai menginspirasi beberapa film untuk menjadikan Madagaskar menjadi setingnya.

Flora unggulan dari Madagaskar adalah jenis Baobab, pohon yang sangat besar dan konon bisa berumur hingga ribuan tahun. Selanjutnya ada jenis-jenis tanaman hutan hujan yang sangat beragam dan endemik hingga tak bisa ditemukan di daerah lainnya. Untuk hewan ada lemur yang memiliki ekor panjang dan juga jenis-jenis landak. Hewan-hewan seperti dalam film Madagascar ada semua di sana.

5. Tambang Berharga yang Tersebar di Mana-Mana

Untuk ukuran negara, Madagaskar mungkin belum sehebat negara Afrika lain seperti Mesir atau Afrika Selatan. Meski demikian, untuk urusan tambang, negara ini termasuk yang menyimpan kekayaan alam tak terbatas. Tambang-tambang paling besar di Madagaskar meliputi emas, perak, besi, dan nikel.

Selain tambang untuk industri, negara itu juga menghasilkan banyak batu-batu berharga seperti rubi, safir, berlian, topas, hingga amethys. Terakhir, Madagaskar juga menghasilkan banyak sekali uranium yang sangat mahal di pasaran dunia karena berfungsi sebagai salah satu bahan untuk nuklir.

Inilah lima fakta hebat mengagumkan dari Madagaskar. Negara kecil yang berada di dekat benua Afrika ini ternyata memiliki sejarah panjang akhirnya berkembang sampai sekarang. Meski terletak jauh di seberang lautan, Madagaskar tetaplah Nusantara jauh yang lama terputus dari asalnya.

Fakta Menarik Tentang Negara Komoro

Daftarnegaramiskin.com – Komoro terletak di penghujung utara Selat Mozambik, di antara Madagaskar and Mozambik. Secara resmi negara Komoro terdiri daripada empat pulau di kepulauan gunung berapi Komoro, yaitu: Mayotte, Komoro Besar, Anjouan dan Moheli, dan juga banyak pulau kecil.

Ibu kotanya ialah Moroni yang terletak di pulau Komoro Besar. Keseluruhan kepulauan Komoro merupakan jajahan Prancis hingga tahun 1975 ketika referendum untuk kemerdekaan yang diselenggarakan oleh Prancis pada tahun 1974 diumumkan.

Hasil dari referendum menunjukkan bahwa tiga dari empat pulau utama Komoro: Komoro Besar, Anjouan, dan Moheli memilih untuk memerdekakan diri dan membentuk Perserikatan Komoro.

Berikut beberapa fakta menarik mengenai negara komoro,

1. Nama Komoro berasal dari bahasa Arab, “qumr” (putih) atau “qamar” (bulan). Penduduk Komoro menyebut dirinya dengan Masiwa. Zisiwa za Komor adalah terjemhan dari bahasa Perancis untuk negara Komoro.

2. Orang Afrika pertama datang ke kepuluan Komoro pada abad ke-8 dengan hadirnya agama Islam sebagai agama dan peradaban. Pada abad tersebut sampai abad ke-15 Komoro mengalami evolusi dari kepala suku menjadi pemerintahan kesultanan dan semakin lama semakin banyak orang Arab muslim yang membangun rumah di pulau tersebut. Perdagangan berkembangan dan perdagangan budak marak selama era tersebut yang dikenal dengan era “Perjuangan Sultan” yang berlangsung selama empat abad.

3. Komoro di bawah pengaruh Islam sejak abad ke-16. Sampai sekarang pun Komoro menjadi negara paling selatan yang menjadi anggota liga Arab, yang juga melibatkan keanggotaan negara Arab seperti Libanon dan Saudi Arabia.

4. Penduduk awal kepulauan Komoro adalah bangsa Malaysia dan Polynesia.

5. Bangsa Portugis tiba di kepulauan Komoro pada awal abad ke-16.

Baca Juga : Fakta di Balik Perompak Somalia

6. Setelah Portugis berhasil menjelajahi Samudera India maka banyak pelaut Eropa dan Amerika yang mengunjungi kepulauan Komoro. Termasuk para penangkap ikan paus, pedagang, dan bajak laut, seperti Kapten Kidd yang terkenal. Para nelayan banyak tertarik pada pulau Nzwani dan menjadikan pulau ini sebagai tempat mengisi bahan bakar dan perbekalan.

7. Kota Domoni yang terletak di pantai pulau Nzwani (Anjouan), misalnya, digambarkan sebagai pusat perdagangan utama pada abad ke-15. Domoni mempunyai kontak dagang dengan Afrika dan Asia.

8. Pada abad ke-17, para bajak laut menggunakan Komoro sebagai tempat transit saat para bajak laut Anglo Amerika berkeliling lautan. Tembok Besar Komoro dibangun untuk melindungi dari bajak laut Madagaskar dan sekarang melindungi Ntsaoueni di pantai barat laut Grande Comore dari badai.

9. Komoros terletak di gerbang utara Saluran Mozambik. Negara ini terletak antara dua pertiga perjalanan antara Mozambik dan Madagaskar Utara.

10. Kepulauan Komoro diapit oleh Samudera India dan Saluran Mozambik. Saluran Mozambik adalah saluran yang memisahkan benua Afrika dengan negar Madagaskar.

11. Komoro terdiri dari tiga pulau besar atau utama, yaitu pulau Anjouan, Moheli, dan Grande Comore (Ngazidja). Ketiga pulau tersebut yang membentuk negara Komoro. Selain itu ada pulau yang diklaim milik Komoro tetapi diatur oleh Perancis, yaitu pulau Mayotte.

12. Kepulauan Komoro jatuh ke tangan Perancis pada tahun 1841 dan resmi di bawah kekuasan Perancis sampai tahun 1942.

13. Komoro merdeka dari Perancis pada tanggal 6 Juli 1975.

14. Komoro merupakan negara “Republik Federal dan sekarang dipimpin oleh presiden Ahmed Abdallah M. Sambi.

15. Moroni adalah ibu kota Komoro yang menjadi ibu kota sejak tahun 1962. Kota ini adalah kota terbesar di Komoro dan terletak di pulau Grande Comore